Bait Allah

Ibadah Sabtu, 3 November 2018

Rev. Dr. Andrew Tsai – Taiwan


Bacaan: Mazmur 132:1-5

Dalam Mzm. 132:1-5 dikatakan bahwa Raja Daud memiliki suatu beban yang berat karena ia memiliki pengharapan dan kerinduan yang besar untuk mendirikan bait Allah, meskipun hal itu baru terwujud ketika Salomo menjadi raja. Bait Suci dalam Perjanjian Lama adalah gambaran gereja pada Perjanjian Baru. Maka itu dalam Efe. 1:22-23 dikatakan bahwa gereja adalah tubuh Kristus. Dalam 1 Tim. 3:16 juga dituliskan mengenai begitu agungnya rahasia Ibadah kita, yang tidak bisa dipahami oleh akal pikiran manusia. Rahasia itu adalah mengenai bagaimana  Allah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia dan dibenarkan dalam Roh, kemudian diberitakan kepada bangsa-bangsa dan dipercayai oleh manusia yang kelak diangkat dalam kemuliaan.

Saat ini kita tidak bisa melihat atau meraba Yesus secara fisik, sebab Yesus telah naik ke sorga dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa. Tetapi kita harus tahu bahwa Yesus naik ke sorga karena Ia mengasihi kita semua. Dahulu Allah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia (Yesus), namun sekarang Allah menyatakan diri-Nya melalui gereja-Nya. Pekerjaan Allah dapat kita rasakan melalui gereja-Nya. Seperti kita melihat mujizat, anugerah dan kemuliaan Tuhan dalam diri Yesus dahulu, kita tetap dapat melihat hal-hal tersebut saat ini dalam gereja Tuhan. Ini membuktikan bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang tidak pernah berubah baik dahulu, sekarang dan sampai selama-lamanya.

Semua mujizat dan anugerah-Nya saat ini tetap sama seperti saat Yesus masih ada dalam dunia (Yoh. 14:12-14). Bahkan apa yang kita inginkan pasti kita dapatkan asalkan kita hidup di dalam Yesus, karena Dia adalah sumber jawaban dari segala masalah yang kita hadapi. Allah telah memberikan Anak-Nya yang tunggal bagi kita, masakan Ia tidak memberikan segala sesuatu kepada kita (Rm. 8:32). Di dalam Yesus kita mempunyai segalanya. Karena itu jika kita menghadapi segala macam badai kehidupan, tetaplah hidup di dalam Tuhan. Hati kita pasti penuh dengan damai sejahtera. Yang terpenting adalah percaya, sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil bila kita mau percaya.

Fungsi dari gereja Tuhan adalah supaya kita dalam bait-Nya dapat menyembah dan memuliakan nama-Nya, serta mendapatkan kelepasan, kesembuhan dan pertolongan dari Tuhan. Fungsi lainnya adalah supaya kehidupan rohani kita dapat dibangun dan kita dapat mengenal Tuhan lebih lagi. Gereja adalah perwakilan dan gambaran dari pribadi Allah yang berdiam di tengah-tengah kita. Karena itu gereja juga memiliki otoritas ilahi. Dalam Mat. 18:16-18 Yesus berkata bahwa apa yang diikat oleh gereja di dunia ini akan terikat di sorga, dan apa yang dilepaskan oleh gereja di dunia ini juga akan terlepas di sorga. Itulah sebabnya setiap kali kita datang beribadah, kita pasti mendapatkan keselamatan, kesembuhan dan pertolongan dari Tuhan.

Tuhan hadir dalam gereja-Nya untuk menyatakan kemuliaan-Nya. Tuhan adalah Alfa dan Omega, yang tidak akan pernah berubah sampai selama-lamanya. Ketika kita mau merendahkan diri di hadapan Tuhan, maka Tuhan akan memberkati kita. Ada jawaban yang disediakan oleh Tuhan atas segala persoalan atau kebutuhan yang kita bawa ke hadapan-Nya. Tuhan tidak pernah mempermalukan orang yang percaya kepada-Nya. Oleh karena kasih-Nya kita bisa bersama-sama menyembah Tuhan. Karena itu kita mau tetap melayani Tuhan sampai Ia datang kedua kalinya. Amin! (NC)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *