Dalam Perlindungan Tuhan

Ibadah Minggu Sore, 9 Desember 2018

Pdt. Josef S. Minandar (Tegal)


Sebab Tuhan ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu. Mazmur 91:9

Ketika kita peka terhadap kebenaran firman Tuhan, maka kita akan mengerti bahwa kita sekarang berada dalam penggenapan meterai yang kelima, yaitu penganiayaan terhadap pengikut-pengikut Kristus. Penganiayaan itu bukan hanya bersifat fisik, tapi juga menyerang jiwa dan roh orang percaya. Dan setelah meterai kelima ini digenapi secara tuntas, kita akan masuk dalam meterai keenam, yang berbicara tentang bencana hebat yang akan terjadi secara global atau mendunia. Dalam Why. 6:12-14 dijelaskan bahwa nanti akan terjadi gempa bumi yang dahsyat, bumi menjadi gelap total, bulan menjadi merah bagaikan darah, kemudian bintang-bintang akan berjatuhan ke atas bumi dan langit akan menyusut.

Ketika ini digenapi apakah jadinya dengan kita? Harta, kedudukan dan kuasa tidak akan dapat menjamin keselamatan kita. Bahkan saat bencana itu terjadi, orang yang mati akan dianggap lebih berbahagia dibandingkan yang masih hidup (Why. 6:15-17). Kita memang memerlukan harta selama kita hidup di dunia ini, tapi semuanya itu tidak ada artinya di hadapan Anak Domba ketika bencana itu datang. Hanya Yesuslah yang menjadi perlindungan yang sempurna bagi kita. Mzm. 127:1b berkata: “jikalau bukan Tuhan yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.” Kota bisa bermakna harafiah, tapi juga bisa diartikan sebagai orang percaya, baik pribadi maupun komunal (bandingkan dengan Mat. 5:14).

Karena itu ada beberapa hal yang harus dipersiapkan menjelang kedatangan-Nya yang kedua agar kita memperoleh jaminan perlindungan yang sempurna, yaitu:

  1. Harus hidup dalam rencana Tuhan

Menjadi pengikut Yesus berarti kita bukan sekedar menjadi anggota jemaat, tapi kita menjadi pribadi yang ada dalam program Tuhan di masa depan. Rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera (Yer. 29:11). Yang dimaksud dengan rancangan damai sejahtera adalah rancangan keselamatan melalui Kristus. Bangsa Israel menolak Yesus, sehingga akhirnya rancangan itu ditujukan kepada kita, Israel rohani. Karena itu kalau kita mau menikmati rancangan damai dan perlindungan Kristus, kita harus senantiasa hidup di dalam rencana-Nya.

  1. Tetap tinggal di dalam Yesus

Apapun yang terjadi dan apapun kesulitan yang menimpa kita, kita harus tetap teguh di dalam Yesus (Yoh. 10:27-28). Setelah menerima Yesus, bukan hanya keselamatan kita yang dijamin, namun juga ada perlindungan bagi kita selama kita hidup di dunia ini, sebab kita adalah domba-domba di tangan Yesus, Gembala Agung kita. Bapa sudah menyerahkan kita kepada Yesus ketika kita percaya, tapi Bapa juga meletakkan tangan-Nya atas kita (Yoh. 10:29). Betapa amannya kita sebab kita ada dalam genggaman tangan Tuhan!

  1. Harus mendengarkan suara Yesus

Yang dimaksud dengan mendengarkan suara Yesus adalah kita bukan sekedar mendengar, namun berbicara lebih jauh mengenai bagaimana sikap dan respon kita ketika beribadah. Karena itu betapa pentingnya kita merajinkan diri kita untuk beribadah agar kita menjadi peka akan suara-Nya. Selain itu kita juga harus mendengarkan firman dengan sungguh-sungguh dan melakukannya dengan segenap hati.

  1. Mengikuti Aku (Yesus)

Mengikut Yesus berarti kita mengikuti firman Tuhan yang kita dengar dengan taat dan sungguh-sungguh. Kata Kristen berasal dari kata “Christianos” yang artinya mengikuti jejak secara presisi. Apa yang ditinggalkan oleh Yesus sebagai jejak yang harus diikuti? Tidak lain adalah firman Tuhan! Jadi firman Tuhan yang datang dalam kehidupan kita, baik yang lembut maupun yang keras, harus kita ikuti dengan tepat.

Ketika kita melakukan keempat hal di atas, maka ada janji Tuhan mengenai perlindungan-Nya yang dapat kita nikmati, seperti yang tertulis dalam Mzm. 91. Di ayat 7 dikatakan bahwa kita akan tetap berdiri teguh mengatasi segala badai. Kita hanya akan melihat bencana itu, tapi tidak mengalaminya (ayat 8). Sedahsyat apapun, bencana itu tidak akan menimpa kita sebab kita adalah orang-orang yang istimewa di hadapan Tuhan (ayat 9-12). Bahkan Tuhan akan melindungi kita sehingga kita tidak akan tersandung dan menjadi mangsa Iblis (ayat 13). Di dalam perlindungan-Nya kita akan keluar sebagai pemenang! Tuhan Yesus menyertai kita sekalian! (XY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *