Kunci Keberhasilan Daud

Ibadah Minggu Sore, 28 Oktober 2018

Rev. Dr. Andrew Tsai – Taiwan


Ada banyak berkat yang Tuhan sediakan dalam Alkitab, tapi ada satu berkat yang terbaik. Berkat itu adalah berkat yang telah dipilih oleh Maria, yaitu duduk di kaki Tuhan untuk menyembah dan mendengarkan firman Tuhan. Itulah berkat yang terindah, sebab di hadirat Tuhan ada kelepasan atas segala beban yang mengikat. Setiap langkah hidup kita akan diatur oleh Tuhan. Meskipun mungkin tidak sesuai dengan pikiran kita, namun berkat-Nya pasti makin hari makin indah dan melimpah (Luk. 6:38). Karena itu jangan ragu untuk datang ke tahta kasih karunia-Nya (Ibr. 4:16).

Dalam Kis. 13:22 Tuhan berkata bahwa Ia telah mendapatkan Daud, seorang yang berkenan di hati-Nya. Daud adalah orang yang sesuai dengan hati Tuhan dari sekian banyaknya manusia di dunia. Daud begitu mulia dan berharga di mata Tuhan, sehingga ia dipilih dan diangkat oleh Tuhan. Ini adalah berkat yang tidak pernah terpikirkan oleh Daud, sebab ia hanyalah anak bungsu di tengah-tengah keluarganya. Berkat yang terbaik selalu diberikan kepada kakak-kakaknya terlebih dulu. Tapi itulah berkat dan penyertaan Tuhan kepada orang yang mengasihi-Nya (1 Kor. 2:9).

Janji Tuhan dalam Mzm. 34:10 adalah orang-orang yang mencari Tuhan tidak akan kekurangan. Tuhan adalah Gembala kita yang baik (Mzm. 23:1). Tuhanlah yang memimpin hidup kita dan menjadi tempat sandaran serta sumber berkat kita, sehingga kebajikan dan kemurahan senantiasa mengikuti kita (Mzm. 23:6). Karena itu jangan sampai kita lupa bahwa semua berkat yang ada dalam hidup kita ini semua datangnya dari Tuhan, Allah kita yang tidak pernah berubah dan ingkar janji (Yak. 1:16-17; 2 Kor. 1:20).

Mari saat ini kita melihat lebih dalam bagaimana kehidupan Daud sehingga ia dapat menjadi seseorang yang berkenan di hati Tuhan. Daud adalah seorang penggembala domba yang jumlahnya tidak banyak. Namun ia melakukan tugasnya dengan sungguh-sungguh. Seringkali ia harus berhadapan dengan binatang buas dan di saat seperti itu tidak ada seorang pun yang bisa menolongnya. Ia hanya menyandarkan hidupnya kepada Tuhan. Dan oleh kemurahan dan kekuatan dari Tuhan ia dapat mengalahkan binatang buas itu sehingga domba-dombanya selamat.

Daud hanya seorang anak kecil, tapi ia beroleh kekuatan yang luar biasa dari Tuhan. Tuhan telah menjadi Penolong yang melindungi dan menghibur Daud (Mzm. 121; 23:4). Bukan hanya itu, ketika Daud berhadapan dengan manusia yang menjadi musuhnya, Tuhan juga turun tangan membela (Mzm. 23:5). Tuhan mampu membalik semuanya menjadi berkat bagi Daud. Tuhan mengangkat Daud dari kedudukannya yang rendah menjadi raja. Bahkan berkat itu terus berlanjut sampai ke anak cucunya (Kis. 13:23). Ketika kita mengasihi Tuhan, bukan cuma kita yang dipimpin dan diberkati, tapi Tuhan juga akan memberkati keturunan kita.

Kita dapat mengalami hidup yang diberkati seperti Daud, sebab Tuhan tidak pernah memandang bulu (Rm. 2:11). Jika kita dapat menjadi orang yang berkenan di hati Tuhan seperti Daud, maka kita pun akan menikmati berkat-berkat seperti yang diterima oleh Daud. Salah satu kuncinya adalah hidup mengikuti kehendak Tuhan dalam segala perkara. Itu berarti kita mau melakukan apapun yang Tuhan katakan dan kehendaki. Kalau kita mengasihi Tuhan, kita pasti menuruti segala perintah-Nya (Yoh. 14:23). Dan ketika kita taat, Tuhan datang dalam kehidupan kita untuk menyertai kita selama-lamanya (Mat. 28:20).

Ketika Tuhan beserta, itulah yang dinamakan sorga! Mengapa? Karena Tuhan akan menyertai kita melewati apapun. Bahkan lembah air mata akan diubahkan-Nya menjadi lembah mata air atau berkat bagi orang lain. Tuhan mengasihi kita sampai kepada kesudahannya (Yoh. 13:1). Kita bisa saja menjadi lelah dalam mengiring Tuhan, tetapi Ia tidak pernah lelah memegang tangan kita. Anak-Nya yang tunggal saja diberikan-Nya kepada kita, apalagi seisi dunia ini (Rm. 8:32). Karena itu taat saja dan kasihi Dia dengan segenap hati kita.

Kunci berikutnya adalah menyerahkan segala kekuatiran kita kepada Tuhan (Flp. 4:6-7). Penyakit terbesar di dunia ini adalah depresi dan kuatir. Siapa saja mudah terkena penyakit ini, tapi damai sejahtera Tuhan selalu tersedia bagi kita. Kekuatiran timbul ketika kita berfokus pada dunia ini, padahal tidak ada satu pun hal di dunia ini yang mampu memuaskan kita. Kelimpahan hidup di dunia ini seperti kekayaan, kedudukan, kepandaian, nama baik, dan lain sebagainya bukanlah kelimpahan yang sesungguhnya!

Yesus pernah berkata bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah. Berkat dan damai Allah itulah kelimpahan yang sejati! Ada masa-masa dalam hidup kita di mana “anggur” itu sudah habis, saat-saat di mana kita sudah sampai di titik terendah. Apa yang harus kita lakukan? Pandang saja Yesus, Sang Pemberi Berkat itu! Jangan melekat pada berkat duniawi, sebab semuanya itu hanya sementara saja memuaskan kita. Hanya Tuhan saja yang dapat memelihara kita selama-lamanya.

Sekali lagi, pandang Tuhan dan taati Dia! Kalau Tuhan suruh kita melakukan hal yang enak tentu kita senang. Tapi bagaimana kalau Ia menyuruh kita melakukan hal yang tidak enak? Dalam Kis. 20:22-24 Paulus menjadi teladan kita untuk taat sepenuhnya pada pimpinan Roh. Paulus tetap pergi ke Yerusalem meskipun ia tahu bahwa penjara dan sengsara menunggunya di sana. Meskipun susah, namun ia bersukacita sebab ia tahu bahwa dirinya menjadi berkat bagi banyak orang (2 Kor. 6:10). Dalam Mzm. 132:1-5 dicatat tentang kerinduan Daud untuk membangun rumah Tuhan. Ia mengalami banyak kesusahan tapi ia memiliki kerinduan supaya ada tempat di mana Bait Allah dibangun dan banyak orang dapat datang kepada Tuhan.

Marilah kita memiliki hati seperti Daud, sehingga ia berkenan di hati Tuhan dan menerima berkat yang melimpah dari Tuhan. Kita mau pandang saja kepada Tuhan, taat sepenuhnya kepada-Nya dan melayani Dia sesuai dengan kehendak-Nya. Percayalah Tuhan pasti menampakkan kemuliaan-Nya dan mencurahkan berkat-Nya, sehingga kita pun menjadi alat kemuliaan-Nya bagi bangsa-bangsa! Tuhan Yesus memberkati. (XY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *