Orang Majus Dari Timur

Ibadah Minggu Pagi, 9 Desember 2018

Pdt. Josef S. Minandar (Tegal)


Bacaan: Matius 2:1-2

Pada umumnya ketika kita merayakan Natal, kita akan dibawa pada peristiwa yang sudah terjadi lebih dari dua ribu tahun lalu, yaitu peristiwa ketika Yesus dilahirkan di kandang domba di Betlehem. Tetapi kita yang hidup di akhir zaman hendaknya memandang peristiwa itu ke depan. Ketika Yesus datang pertama kali, Ia datang sebagai bayi yang lemah dan tidak berdaya. Tetapi seperti janji-Nya, Ia akan datang kedua kalinya nanti. Jadi melalui peristiwa Natal kita dapat mempelajari apa yang akan terjadi di depan, di mana Yesus akan datang kedua kalinya sebagai Raja di atas segala raja. Dan Ia akan memberi upah kepada yang percaya serta hukuman kepada yang tidak percaya. Karena itu mari kita songsong kedatangan Tuhan yang kedua kali sehingga kita benar-benar siap ketika Ia datang kelak.

Kita dapat melihat bahwa Tuhan menyampaikan berita Natal dengan cara yang berbeda-beda:

  1. Gembala mendengar berita Natal dari para malaikat. Mereka melihat para malaikat menyanyikan nyanyian yang menakjubkan dan kepada para gembala diberitakan tentang kelahiran Sang J
  2. Para Imam dan Herodes mendengar berita Natal dari para majus. Para majus yang datang dari benua Timur menyampaikan kelahiran Tuhan Yesus dan mempertanyakan keberadaan Yesus kepada para imam dan Raja Herodes.
  3. Para majus mengetahui kelahiran Yesus dari bintang yang seolah-olah berbicara. Mereka langsung meresponi dengan meninggalkan tempat mereka, lalu mereka berjalan mencari Yesus yang telah lahir. Mereka mempersembahkan emas, kemenyan dan mur kepada Yesus.

Firman Allah menjelaskan bahwa Tuhan memberitahukan kedatangan-Nya yang kedua kali melalui hamba-hamba Tuhan ketika menyampaikan firman. Tetapi Tuhan juga memakai cara lain, yaitu melali tanda-tanda. Yesus sendiri memberitahukan tanda-tanda kedatangan-Nya yang kedua dengan hal-hal yang akan terjadi, baik itu dengan benda-benda langit yang berguguran ke bumi maupun berbagai bencana yang akan terjadi di muka bumi (Mat. 24:6-8). Dengan apa yang terjadi di sekitar kita hari-hari ini biarlah kita memiliki kepekaan ilahi sehingga kita menyadari bahwa kejadian yang terjadi bukan sekedar fenomena tetapi ini merupakan tanda-tanda bahwa Yesus tidak lama lagi akan datang.

Kita sekarang sedang menggenapi apa yang dikatakan oleh firman Allah tentang dibukanya meterai-meterai Alllah dan kita sekarang ada di dalam penggenapan meterai yang kelima (Why. 6:9-11). Materai yang kelima adalah tentang penganiayaan terhadap orang-orang percaya. Penganiayaan tidak cuma terjadi secara fisik tetapi juga secara rohani, jiwani dan jasmani. Dan di depan kita sedang menanti penggenapan meterai keenam, yaitu bencana yang akan terjadi dalam skala global. Segala yang kita alami sekarang  ini hanyalah tanda-tanda permulaan.

Seharusnya kita seperti orang majus yang bisa mengerti bahwa tidak lama lagi Yesus datang. Setelah meterai keenam kita akan masuk pada meterai ketujuh, di mana ada peristiwa pemisahan gereja antara gereja yang sempurna dan yang tidak sempurna. Orang-orang yang dimeteraikan nantinya tidak akan terkena dampaknya meskipun masih tetap hidup di bumi. Dari apa yang sudah terjadi sekarang bukan saatnya lagi kita bersantai-santai dalam mengiring Tuhan. Inilah saatnya kita harus benar-benar peka karena waktunya sudah sangat dekat. Biarlah kita seperti orang majus yang merespon dengan positif.

Yesus mengecam orang Israel karena mereka tidak bisa menilai zaman (Luk. 12:54-57). Banyak orang di akhir zaman pandai melihat peluang bisnis, tetapi tidak peka terhadap apa yang sedang terjadi di zaman ini. Seharusnya dengan apa yang terjadi di sekitar kita, kita menjadi orang yang benar-benar berjalan sesuai dengan firman Allah. Percayalah bila kita hidup sesuai dengan kebenaran firman Allah, maka ketika datang ancaman dari Iblis, Yesuslah yang akan menjamin hidup kita. Kita pasti diluputkan, seperti yang terjadi kepada para majus. Mereka telah menyerahkan emas, kemenyan dan mur (gambaran dari roh, jiwa dan tubuh) dan akhirnya diluputkan dari Herodes. Sekarang ini saatnya di mana kita harus benar-benar mempersiapkan diri dan memutuskan untuk mengiring Yesus. Amin! (CN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *